Luas wilayah Desa Melle sekitar + 7,05 km2
Kisah Desa Melle berawal dari keberadaan Pohon Nyelle, sebuah pohon besar dan kokoh di tengah perkampungan masa lampau. Bagi para leluhur kami, pohon ini adalah simbol pemerintahan yang kuat, rindang, dan senantiasa melindungi warganya dari berbagai ancaman.
Kisah Desa Melle berawal dari keberadaan Pohon Nyelle, sebuah pohon besar dan kokoh di tengah perkampungan masa lampau. Bagi para leluhur kami, pohon ini adalah simbol pemerintahan yang kuat, rindang, dan senantiasa melindungi warganya dari berbagai ancaman.
1994 jiwa.
1994 jiwa.
3 Dusun
Luas Wilayah
Terdiri dari laki-laki 957 jiwa sedangkan perempuan 1.037 Jiwa.
Terdiri dari laki-laki 957 jiwa sedangkan perempuan 1.037 Jiwa.
Terdiri dari
Dusun I Lawarenge
Dusun II Lalenrunge
Dusun III Watang Melle
Terdiri dari
Dusun I Lawarenge
Dusun II Lalenrunge
Dusun III Watang Melle
3 Dusun
Melle: Berawal dari Sebatang Pohon, Menjelma Menjadi Pelindung Raya Nama Melle tidak lahir begitu saja. Ia bermula dari Pohon Nyelle, pohon raksasa yang tak hanya memayungi kampung, tapi menjadi simbol perisai tangguh yang melindungi rakyatnya. Dari kepemimpinan legendaris Andi Sulolipu Petta Tappa hingga berevolusi pada 1950-an, Melle menyimpan sejarah epik. Apa rahasia besar di balik kokohnya nama Melle?
Bukan sekadar titik di peta, Desa Melle adalah denyut nadi sosial yang menghidupkan Kecamatan Dua Boccoe. Diapit erat oleh empat wilayah tetangga, desa ini membentuk ekosistem masyarakat yang hangat dan bersahabat. Dengan tatanan pemerintahan yang rapi melingkupi tiga dusun utamanya, Melle membuktikan bahwa ketenangan wilayah pedesaan bisa berjalan selaras dengan kemudahan akses menuju hiruk-pikuk ibukota Bone.
Mari melihat lebih dekat bagaimana kehidupan di desa ini berjalan.
Desa Melle dianugerahi kekayaan agraris yang luar biasa. Dari total luas wilayah 705 hektar, desa kami digerakkan oleh lahan produktif yang mencakup 350 hektar perkebunan dan 337 hektar persawahan. Lahan yang subur ini secara konsisten menghasilkan ragam komoditas unggulan—mulai dari padi, jagung, coklat, jambu mente, hingga aneka hasil peternakan—yang dipasarkan langsung untuk menghidupi ekonomi warga.
Pertumbuhan ekonomi desa ini juga sejalan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakatnya. Saat ini, mayoritas rumah tangga di tiga dusun kami (Lawarenge, Lalenrunge, dan Watang Melle) telah didukung oleh fasilitas sanitasi yang memadai dan akses sumber air bersih yang aman untuk kebutuhan sehari-hari.
VISI
MEWUJUDKAN DESA MELLE YANG MANDIRI, LEBIH BAIK, BERBUDAYA & INOVATIF ( MALEBBI )
Mandiri
Masyarakat Desa Melle yang mampu mendayagunakan seluruh potensinya, baik potensi Sumber Daya Alam dan Sumber Daya manusia untuk memenuhi kebutuhan sendiri, sehingga mampu mewuudkan kehidupan yang sejahtera, aman dan tentram.
Lebih Baik
Masyarakat yang sehat serta anak-anak yang cerdas, menciptakan generasi berkualitas, baik di hari ini maupun di masa depan. Ketaatan terhadap nilai-nilai luhur Agama, kepatutan pada norma Sosial dan Hukum akan mewujudkan masyarakat yang rukun, tenteram lahir dan batin.
Infrastuktur yang baik dan lingkungan yang lestai, sehingga terselenggara berbagai aktifitas yang mendorong kamujuan Desa.
Berbudaya
Menjujung tinggi Norma-Norma Agama, Adat dan Sosial serta
Inovasi
Selalu memperkenalkan sesuatu yang baru atau bersifat Pembaharuan ( kreasi baru )
MISI